skip to main |
skip to sidebar
Bahia, Gadis Beruntung
MORONI - Orangtua Bahia Bakari, satu-satunya korban selamat jatuhnya pesawat Yemenia Air, mengaku terkejut dengan kabar diselamatkannya anaknya. Bahia merupakan satu dari 153 penumpang pesawat nahas yang jatuh di Samudra Hindia itu.
"Dia gadis beruntung. Saya tidak menduga dia dapat selamat seperti itu," ungkap Kassim Bakari orangtua Bahia yang berdomisili di Prancis seperti dikutip AFP, Kamis (3/7/2009).
Kepada Menteri Kerja Sama Prancis Alain Joyandet saat tiba di Paris, Bahia bercertia saat-saat pesawat akan jatuh. Dia mengaku penumpang diinstruksikan untuk memasang sabut pengaman.
"Dia mengatakan saat itu penumpang diberi instruksi untuk memasang sabuk pengaman," kata Joyandet. Bahia mengaku saat itu dia merasakan seperti ada aliran listrik.
Bahia ditemukan sekira 10 jam setelah Yemenia Air dilaporkan jatuh, Selasa pagi. Remaja 12 tahun itu sempat menyelamatkan diri dengan berenang di antara mayat-mayat penumpang lainnya.
"Dia tidak dapat merasakan sesuatu saat itu. Dia mendengar suara orang-orang namun tidak bisa melihatnya karena suasana gelap," aku Kassim. Bahia sendiri ditemukan pada pukul 4 pagi waktu setempat.
No comments:
Post a Comment