Selasa, 30 Juni 2009 - 09:16 wib
MORONI - Sebuah pesawat milik maskapai penerbangan Yaman, Yemenie Air, dilaporkan jatuh di Kepulauan Comoros, Samudra Hindia, Selasa dini hari. Belum diketahui nasib 150 penumpangnya.
"Kami tidak dapat memastikan ada korban yang selamat dari sebanyak 150 orang dalam pesawat," ungkap Idi Nadhoim, Wakil Presiden Comoros seperti dikutip Reuters, Rabu (30/6/2009).
Nadhoim mengatakan pesawat jatuh pada Selasa pagi. Namun dia bemum bisa memberikan laporan lebih terperinci. Lokasi jatuhnya pesawat juga belum diketahui.
Pekerja medis sudah diminta bersiaga di kota Mitsamiouli, di pulau utama Grande Comore.
"Sumber di kepolisian Comoros menyatakan, pesawat kemungkinan jatuh di laut. "Kami benar-benar tidak memilik iperlengkapan untuk melakukan penyelamatan di laut," kata sumber itu.
Comoros merupakan kepulauan yang terdiri dari tiga pulau, yaitu Grande Comore, Anjouan, dan Moheli. Lokasinya sekira 300 kilometer barat laut Madagaskar, Afrika.
(ton)
"Kami tidak dapat memastikan ada korban yang selamat dari sebanyak 150 orang dalam pesawat," ungkap Idi Nadhoim, Wakil Presiden Comoros seperti dikutip Reuters, Rabu (30/6/2009).
Nadhoim mengatakan pesawat jatuh pada Selasa pagi. Namun dia bemum bisa memberikan laporan lebih terperinci. Lokasi jatuhnya pesawat juga belum diketahui.
Pekerja medis sudah diminta bersiaga di kota Mitsamiouli, di pulau utama Grande Comore.
"Sumber di kepolisian Comoros menyatakan, pesawat kemungkinan jatuh di laut. "Kami benar-benar tidak memilik iperlengkapan untuk melakukan penyelamatan di laut," kata sumber itu.
Comoros merupakan kepulauan yang terdiri dari tiga pulau, yaitu Grande Comore, Anjouan, dan Moheli. Lokasinya sekira 300 kilometer barat laut Madagaskar, Afrika.
No comments:
Post a Comment